Tumbuh kembang bayi. Bersama kehadirannya seorang buah hati adalah kedambaan setiap pasutri. Ketika saat itu tiba, senang dan bahagia adalah perasaan yang ada dalam emosi setiap orang tua baru. Karenanya persiapan untuk menghadapi tumbuh kembang bayi usia 0-6 bulan adalah dasar awal yang harus dimiliki.

Perhatikan tumbuh kembang bayi anda pada rentang usia tersebut dan cara menjalaninya sehari-hari. Tumbuh kembang bayi anda meliputi ketrampilan dan kemampuan dasar dari bentuk yang paling sederhana dan paling dekat dengan dirinya misal bagaimana bayi berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang tuanya sebagai orang yang paling dekat.

Berikut gambaran umum tumbuh kembang bayi umur 0-6 bulan

Tumbuh kembang bayi usia 0 – 6 bulan

  1. Mulai mampu mengontrol gerakan-gerakan otot-ototnya, tetapi tetap membutuhkan sang orang tua untuk melatih mis ketika belajar mengangkat dan menopang kepalanya (otot leher), menggerakkan tangan dan kakinya khususnya ketika dia tertarik akan benda-benda di dekatnya, ketika dia bergerak seolah-olah kejang itu adalah cara dia belajar mengendalikan diri. Disarankan orang tua hati-hati dan cukup kokoh ketika mendukungnya.
  2. Menelungkupkan bayi juga ‘memaksa’ dia melatih otot-otot lehernya untuk mengangkat kepalanya dan memberi kesempatan perkembangan otak dan tempurung kepalanya tumbuh sempurna (tidak peyang).
  3. Sesering mungkin orang tua melakukan posisi saling berpandangan (face to face) dengan sang bayi.

Sebagai info tambahan bagi kesehatan tumbuh kembang bayi:

  • Pada umur ini khususnya bayi yang baru lahir biasanya memiliki apa yang disebut ‘caput succedaneum’ pada bagian atas kepala yang berupa benjolan lunak yang bukan merupakan tanda kerusakan otak. Kepala akan berubah menjadi bentuk yang bagus setelah dua minggu pertama.
  • Semua bayi memiliki ‘fontanel’ pada kepala mereka, yang bisa saja tidak menutup sampai umur 18 bulan. Ini adalah tanda bahwa tulang tengkorak belum menyatu. Tempat lunak ini apabila diraba terasa akan berdenyut seirama dengan jantung. Untuk diperhatikan apabila fontanel yang menonjol ke luar atau sangat cekung tidak normal adalah alasan untuk membuat janji dengan dokter.
  • Bayi-bayi yang baru lahir pasti memiliki bekas potongan tali pusar. Perawatannya bisa dibalut dengan kassa steril beralkohol tinggal pakai yang banyak dijual di apotik, setelah mandi. Pastikan semua sdh kering baru balut. Selama bekas nya tidak tercium bau busuk tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Rata-rata tali pusar tersebut akan ‘rontok’ sendirinya antara 7-10 hari.
  • Bayi baru lahir mungkin berwarna kuning di hari pertama. Dikarenakan msh beradaptasi dan baru kemungkinan masih sulit untuk mengangkut hasil penguraian sel-sel darah merah ekstra yang diperlukan selama masa dalam kandungan. Sering berjemur di matahari pagi akan membantu.
  • Jari-jari bayi sebaiknya diberikan sarung tangan untuk menghindari garukan dan cakaran kuku pada wajah dan bagian tubuh lainnya. Tapi tidak perlu terlalu lama menyarunginya, disarankan orang tua telaten untuk merapikan kuku-kuku bayi disaat tidur dengan gunting kuku tumpul.

Tumbuh kembang bayi usia 1,5 – 3 bulan

  • Umumnya sudah mulai mampu mengangkat kepala di posisi telungkup.
  • Aktif belajar mengontrol dan mengendalikan gerakan otot tangan dan kaki. Pada rentang umur ini orang tua akan melihat anak mampu meraih dan menggenggam benda-benda kecil disekitar atau yang diberikan kepadanya.

Tumbuh kembang bayi usia 3 – 6 bulan

Motorik kasar
  • Mampu mengangkat dan menahan kepalanya beberapa saat lamanya.
  • Mampu menggunakan kedua tangan untuk menahan tubuhnya sambil bergerak maju pada posisi ditelungkupkan.
  • Belajar mengguling-gulingkan tubuhnya ke kanan dan ke kiri.
  • Dengan bantuan beberapa bantal di sekelilingnya sebagai pengganjal, maka ia akan belajar untuk duduk. Dengan sedikit bantuan dari orang tua mendudukkan dan menyandarkan tubuhnya pada bantal, bayi akan belajar mengingat caranya.
Motorik halus
  • Mampu menggunakan kedua tangan untuk meraih dan menggenggam sebuah benda.
  • Asyik bermain dengan kedua tangannya.
  • Dengan tangannya juga, bayi senang bermain dengan jari-jari kaki yang bisa diraihnya.
  • Mulai memasukkan semua benda yang dipegangnya ke dalam mulut untuk mengenal benda-benda/mainannya.

Selain mengamati tumbuh kembang bayi secara fisik di rentang usia tersebut di atas, orang tua juga bisa merangsang tumbuh kembang bayi dari sisi kecerdasannya yang bisa dimulai dari usia dini. Kecerdasan ini ditentukan oleh 3 faktor utama: faktor genetis, faktor nutrisi dan stimulasi.

Pada bagian ini akan di-share pemberian dan pelatihan stimulasi positif secara kontinu dan berkualitas dalam rangka sebagai penunjang tumbuh kembang bayi anda, dimana diharapkan stimulasi (rangsangan) umum yang dapat diberikan ini bisa mengasah dan mengoptimalkan tumbuh kembang bayi tercinta.

Berbicaralah dengan lemah lembut

Sering-seringlah melakukan komunikasi dengan bayi anda dengan menggunakan berbagai kosa kata dan ekspresi. Suara orang tuanya adalah lantunan nada indah yang menjadi favorit sang anak dan dikenal sedari dalam kandungan.

Bereaksilah!

Responlah atas segala keinginan dan kemauan yang merupakan permintaan sang bayi tanpa ragu-ragu dan menampakkan kepanikan. Hal ini memberikan pelajaran bagi mereka cara berkomunikasi dengan pihak lain, dan membangun rasa percaya diri mereka juga sisi emosionalnya.

Bersentuhanlah sesering mungkin!

Bayi yang sering mendapatkan sentuhan, belaian, pemijatan atau bentuk stimulasi taktil lainnya akan berkembang lebih cepat dan juga sedikit menangis.

Dorong bayi Anda untuk meniru

Anak-anak, bahkan sejak mereka bayi adalah imitator ulung atas segala tingkah-laku orng tuanya! Mereka menganalisa dan mengingat setiap gerak Anda, tindakan Anda, dan semua yang Anda lakukan termasuk cara menghasilkan suara dan ekspresi. Terakhir dari hasil observasi itu, mereka ‘meniru’nya.

Bebaskan bayi anda untuk bereksplorasi

Berikan waktu dan kesempatan pada bayi anda utk mengeksplor lingkungan sekitar dan lingkungan barunya. Jangan lupa tetap mengawasinya karena keamanan adalah segalanya. Ini semua akan memberi efek rangsangan yang positif agar tumbuh kembang bayi anda lebih baik dan optimal.

Dengarkan musik pada sang bayi

Ini untuk mengoptimalkan perkembangan sisi kanan dan sisi kiri otak sang bayi. Hal ini diyakini membawa manfaat dan efek positif bagi perkembangan otak bayi. Dengan bantuan music dipercaya proses belajar bayi Anda pun akan lebih mudah.

Mendongenglah untuk sang buah hati anda

Aktivitas mendongeng jangan diremehkan, karena besar manfaatnya untuk tumbuh kembang bayi. Pilihlah buku cerita yang bergambar menarik dan banyak warnanya. Stimulasi bagian otaknya akan lebih optimal dan efektif dengan aktivitas ini. Imajinasi dan kosakatanya pun akan semakin berkembang. Meskipun, bayi belum sepenuhnya paham tentang cerita yang Anda bacakan, tetapi mereka akan belajar banyak hal dari aktivitas ini.

Cinta…cinta..dan kasih sayang!

Ini adalah obat untuk semuanya. Jangan pernah malu, sungkan dan menganggap hal kecil yang tidak perlu dibahas apalagi ditunjukkan. Hal pertama yang harus diingat, cinta adalah kebutuhan utama yang nyata bagi bayi Anda. Untuk setiap aktifitas yang orang tua lakukan bersama sang bayi, selalu disertai dengan rasa cinta dan kehangatan yang tulus untuk sang buah hati. Bentuk kasih sayang ini akan membuat bayi Anda merasa sangat dihargai dan hal ini mampu menumbuhkan rasa optimisme yang kuat dalam dirinya. Selain itu, dapat meningkatkan perkembangan otak bayi.

Jadi……… Siap melakukan ini semua kan? Apapun demi tumbuh kembang bayi tercinta, siap dong melakukannya dengan komitmen dan konsisten ya. Happy parenting ya!